• Home
  • Politik
  • Terkait Sengketa LADK, Panwaslih Berhasil Mediasi Parpol & KIP Nagan Raya

Terkait Sengketa LADK, Panwaslih Berhasil Mediasi Parpol & KIP Nagan Raya

Panwaslih saat memediasi lima parpol dengan KIP Nagan Raya, SEnin (8/10/18). Foto/Ist

CAKRADUNIA.COM, Suka Makmue - Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Nagan Raya akhirnya berhasil menuntaskan upaya mediasi terkait sengketa sejumlah partai politik (Parpol) peserta pemilu 2019 dengan Komisi Independen Pemilihan (KIP) Nagan Raya.

Ketua Panwaslih Nagan Raya, Sayyid Syahrul Rahmad SH MH kepada Cakradunia.com mengatakan bahwa pihaknya berhasil memediasi lima parpol yang terlambat menyampaikan Laporan Awal Dana Kampanye (LADK) tepat waktu. Kelima parpol tersebut masing-masing Partai Demokrat, Partai PAN, Partai SIRA, Partai PNA dan Partai Aceh

"Alhamdulillah, hari ini di sela - sela tugas pengawasan, kami berhasil memediasi sengketa antara beberapa parpol dengan KIP Nagan Raya," ujar Sayyid kepada Cakradunia.com, Senin (8/10/2018) di Suka Makmue.

Sebelumnya pada Jumat kemarin Panwaslih juga telah melakukan mediasi tiga parpol lainnya yaitu PNA, partai SIRA, dan PAN. Sedangkan pada hari ini pihak Panwaslih melanjutkan dengan memediasi partai Demokrat dan Partai Aceh.

"Agenda tadi masih upaya mediasi dan sekaligus pembacaan putusan mediasi untuk kelima partai tersebut," ujar Sayyid.

Kilas balik

Sebelumnya Lima Partai politik peserta pemilu kabupaten Nagan Raya yaitu PNA, partai SIRA, PAN, dan Partai Demokrat serta Partai Aceh
oleh KIP Nagan Raya dianggap terlambat menyerahkan Laporan Awal Dana Kampanye (LADK).

Menurut Ketua KIP Nagan Raya Muhammad Yasin, partai politik wajib melaporkan dana Kampaye paling lambat pada Minggu 23 September 2018, pukul 18:00 wib sehingga tidak bisa ikut Pemilu 2019 yang akan datang.

Akhirnya kelima parpol tersebut menggugat keputusan KIP tersebut ke Panwaslih Nagan Raya, sehingga sampai ke meja mediasi.

Hal ini menurut Yasin sesuai UU Nomor 7 Tahun 2017, tentang pemilu, menentukan bahwa kalau ada peserta pemilu yang terlambat menyerahkan laporan awal dana kampanye pada hari yang telah ditentukan atau tidak menyerahkan sama sekali, maka dikenakan sanksi.

Berikut kesepakatan antara Parpol dengan KIP Nagan Raya yang berhasil dihimpun Cakradunia.com:

1. Para pihak sepakat menggunakan pasal 334 ayat (2) UU no 7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum.

2. KIP Nagan Raya telah menjalankan penerimaan  LADK sesuai Pasal 38 ayat (3) PKPU No 24 tahun 2018 sebagaimana diubah dengan PKPU No 24 tahun 2018 tentang Dana Kampanye Pemilihan Umum.

3. Kelima partai politik punya itikat baik untuk menyampaikan LADK tepat waktu, namun ada terkendala lain yang dapat dipertimbangkan.

4. KIP Nagan Raya bersedia menerima LADK dari kelima parpol dan memasukkan kembali sebagai peserta pemilu tahun 2019.

5. partai sepakat untuk menyiapkan LADK dan memeriksa kembali keabsahan dokumen paling telat 1 x 24 jam setelah putusan mediasi dibacakan.

Fauzi Cut Syam


  • Share on:

LEAVE A COMMENT

image title here

Ads