• Home
  • Berita
  • Relawan Blue Life Kumpulkan Sampah di Sungai Lae Kombih

Relawan Blue Life Kumpulkan Sampah di Sungai Lae Kombih

Relawan asal Republik Ceko dan Slovakia saat membersihkan sampah plastik dari Sungai Lae Kombih, Subussalam.

CAKRADUNIA.COM, Subulussalam - Delapan orang relawan asal Republik Ceko dan Slovakia ikut berpartisipasi membersihkan sampah plastik dari Sungai Lae Kombih, Desa Jontor dan Sikelang, Kota Subulussalam, Aceh, Senin (3/9/18 )

Di salah satu objek wisata andalan Kota Subulussalam ini, setiap relawan dibekali karung oleh pengelola Arung Jeram setempat, untuk memungut sampah yang banyak berserakan di sekitar sungai dan daratan, sehingga lingkungan akan selalu bersih dan nyaman dikunjungi sejumlah wisatawan baik lokal maupun luar negeri.

Salah seorang penggiat Arung jeram, Roni Kepada cakradunia.com, Selasa ( 4/9/18 ) mengatakan, kegiatan ini bagian dari eksperimen untuk program pembersihan lingkungan disekitar area objek wisata Kota Subulussalam.

 "Para relawan ini datang untuk rafting, sembari menikmati keindahan alam, mereka juga mencoba terlibat dalam upaya menjaga lingkungan dari bahaya sampah yang kian hari kian memprihatinkan", kata Roni

Ketua Forum Komunitas Muda Barat Selatan Aceh ( KMBSA ) Kota Subulussalam tersebut mengajak semua pihak untuk mempromosikan wisata Subulussalam ke berbagai daerah,  yang terpenting  bersama kita lestarikan keindahan agar pengunjung mencintai area wisata kita.

Koordinator Green Life Program, Zbynek Hrabek dalam kesempatan tersebut  mengatakan, kegiatan kutip sampah plastik ini adalah rangkaian dari kegiatan yang sama di Desa Batu Katak, Bahorok, Sumatera Utara,  dan kegiatan Blue Life Program di gugusan Kepulauan Banyak, Aceh Singkil yang telah berjalan selama beberapa tahun terakhir,  jelas Roni.

Masih menurut Roni, "Idenya adalah mengumpulkan sedikit energi, waktu, dan uang dari orang banyak, lalu mentransformasikan nya  bersama-sama ke hal-hal yang lebih besar, untuk penyelamatan lingkungan kita, untuk generasi selanjutnya", tutur Zbynek. 

Sebagaimana kita ketahui, Indonesia adalah penghasil sampah terbesar ke 2 di dunia, data dari Asosiasi Industri Plastik Indonesia (INAPLAS) dan Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah produksi sampah plastik di Indonesia mencapai 64 juta ton pertahun, sebanyak 3,2 juta ton merupakan sampah plastik yang dibuang ke laut.

Fitriadilanta

 


  • Share on:

LEAVE A COMMENT

image title here

Ads