Kursi Wagub DKI Diserahkan untuk PKS

Ketua Gerindra DKI Muhammad Taufik

CAKRADUNIA.COM, Jakarta - Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakrta Mohamad Taufik mengatakan pihaknya telah sepakat jika kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta  akan diserahkan kepada PKS. Kesepakatan muncul usai kedua partai menggelar pertemuan terkait hal tersebut, Senin (5/11) sore.

"Kami sepakat bahwa Gerindra DKI Jakarta akan mengamankan kebijakan Ketua Umum Prabowo berkaitan dengan pengisian wagub DKI," kata Taufik.

Prabowo sebelumnya diakui telah berkomitmen untuk menyerahkan kursi wagub kepada PKS. Untuk teknisnya, sambung dia, Gerindra dan PKS akan membentuk sebuah badan bersama yang nantinya bertugas melakukan uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) kepada calon wagub.

Senada, Ketua DPW PKS DKI Syakir Purnomo menyampaikan telah ada kesepakatan dengan Gerindra untuk membentuk badan bersama guna melakukan fit and proper test bagi calon wagub.

Kendati demikian, sambungnya, untuk calon wagub tetap diserahkan kepada PKS sesuai dengan komitmen yang pernah disampaikan oleh Prabowo. "Dan tadi juga sudah disepakati bahwa kursi itu diamanatkan, dimandatkan kepada PKS," ujar Syakir.

Syakir berharap dalam waktu dekat nanti nama calon wagub DKI pengganti Sandiaga Uno bisa segera dipilih dan disampaikan kepada publik. "Nanti mudah-mudah pada waktu berikutnya segera disampaikan kepada publik tentang dua nama kader PKS yang akan disampaikan ke pimpinan DPRD DKI Jakarta," tutur Syakir.

Syakir pun tak henti menyinggung komitmen Prabowo soal kursi wagub untuk PKS. Sebelumnya, Syakir mengatakan PKS masih berpegang pada komitmen Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto soal kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta.

"Pak Prabowo sudah menyampaikan berjanji berkomitmen bahwa kursi wagub DKI diberikan kepasa PKS dan pernyataan itu disampaikan ke Ketua Majelis Syuro PKS dan Presiden PKS," tutur Syakir.

Kemudian, sambung Syakir, pernyataan Prabowo tersebut juga telah dikonfrontasi oleh Hidayat Nur Wahid kepada Sandiaga Uno, Fadli Zon, serta Ahmad Muzani. "Ditanyakan kepada mereka di tempat yang terpisah apa benar pak Prabowo janji seperti itu, dan jawaban ketiganya benar memang kursi wagub akan diberikan kepada PKS," ujarnya.

Menurut Syakir, dirinya juga sudah memastikan soal janji Prabowo kepada Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Aljuri dalam rapat DPP PKS pada 1 November lalu. "Saya juga menanyakan kembali apa betul ada janji komitmen pak Prabowo, dan ternyata benar, dijawab oleh ketua majelis syuro memang bener," ujar Syakir.

Atas dasar itu, Syakir berpendapat proses pengisian jabatan wagub sebenarnya simpel dan tidak perlu diperpanjang lagi. Sebab, lanjutnya, PKS dan Gerindra tinggal menandatangi saja keputusan pengajuan dua nama dari PKS untuk mengisi kursi DKI 2. Dua nama tersebut yakni Agung Yulianto dan Ahmad Syiakhu. (cnn)


  • Share on:

LEAVE A COMMENT

image title here

Ads