• Home
  • Politik
  • Fadhullah (Dek Fad): Pembangunan Ekonomi Masyarakat Aceh Prioritas Saya

Fadhullah (Dek Fad): Pembangunan Ekonomi Masyarakat Aceh Prioritas Saya

Fadhullah (Dek Fad), Anggota Komisi VI DPR RI dari Partai Gerindra asal Aceh. Foto: IST

CAKRADUNIA.COM, Banda Aceh - Anggota Komisi 6 DPR RI dari Partai Gerindra asal Aceh Fadhullah atau lebih populer di panggil Dek Fad menilai kalau ekonomi kerakyatan merupakan prioritas utama yang harus dilakukan oleh semua pihak untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat.

"Keberadaan saya di komisi VI DPR RI untuk mewujudkan program prioritas dalam upaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat Aceh," ujar Fadhullah saat bertemu Cakradunia.com, Kamis (1/11/2018) pada deklarasi kebangsaan di salah satu caffe di Banda Aceh

Pria yang akrab dipanggil Dek Fad ini menyebutkan bahwa banyak program kerakyatan yang telah dia alokasikan kepada masyarakat Aceh.

Sebagai anggota DPR RI asal Aceh dirinya telah memberikan bantuan kepada 5.000 orang pedagang kecil, pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) pakaian jadi, IKM Kueh Kering, dan masih banyak program lain yang menyentuh langsung kalangan masyarakat kecil.

Kader Partai Gerindra yang dikenal sangat peduli pada pengusaha kecil dan menengah ini juga menyebutkan pembangunan infrastuktur juga menjadi faktor pendukung penting dalam perekonomian masyarakat, terutama pertanian.

"Kita harus membangun infrastruktur pertanian, terutama jalan di kawasan pertanian agar hasil produksi masyarakat tani bisa terjual dengan cepat," ujar pria yang pernah menjabat sebagai Panglima Komando Operasi Gerakan Aceh Merdeka (GAM) Wilayah Pidie. 

Pendidikan keagamaan juga menjadi fokus pria kelahiran 19 Juni 1981 ini. Menurut Dek Fad pembangunan sumberdaya manusia di bidang keagamaan harus terus dilakukan, apalagi Aceh dikenal sebagai daerah sejuta dayah.

"Saya setiap tahun mengalokasi bantuan dana untuk pembangun dayah - dayah di aceh," katanya.

Dikutip dari situs Garudayaksa.com, Dek Fad bergabung dengan Gerakan Aceh Merdeka (1999-2004) dan menjabat sebagai Panglima Komando Operasi Gerakan Aceh Merdeka (GAM) Wilayah Pidie. 

Konflik ini berakhir tahun 2005 di meja perundingan di Helsinki, Finlandia. lulusan Madrasah Aliyah Darussa’adah Glumpang Tiga, Provinsi Aceh (2008) ini terjun ke dunia bisnis. Fadhlullah pernah menjabat sebagai Direktur Utama PT. Krueng Simpang (2008-2014). 

Selain sibuk dengan bisnis dirinya juga terlibat dalam sejumlah organisasi. Di kalangan organisasi pengusaha, Dek Fad tercatat sebagai anggota Himpunan Pengusaha Migas Aceh sejak 2009. Selain itu, ia juga menjabat Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri Daerah (Kadinda) Pidie.

Di organisasi kepemudaan, Dek Fad pernah menjabat sebagai Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Pidie.

Ketika terjun ke dunia politik, mulai di partai lokal dan pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Aceh Kabupaten Pidie. 

Untuk partai nasional, Dek Fad dipercaya menjadi Bendahara Umum Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Gerindra Aceh dan Wakil Bendahara Badan Pengawas dan Disiplin Partai DPP Partai Gerindra.

Pada tahun 2014, Dek Fad mencalonkan diri menjadi anggota DPR-RI melalui partai Gerindra dan mendapatkan kursi DPR RI dari Daerah Pemilihan Aceh I untuk periode 2014-2019 sebagai anggota Komisi VI DPR RI yang membidangi perindustrian, perdagangan, koperasi, standarisasi nasional dan BPKS, serta Koperasi dan UKM.

Anggota Badan Anggaran DPR RI juga banyak terlibat diberbagai organisasi, seperti anggota Global Organization of Parliamentarians Against Corruption (GOPAC), pengurus Pusat Pemuda Tani Indonesia periode 2016-2021; Wakil Bendahara Badan Pengawas dan Disiplin Partai DPP Partai Gerindra dan Wakil Sekjen Pengurus Pusat Tunas Indonesia Raya (PP Tidar). (FCS)
 


  • Share on:

LEAVE A COMMENT

image title here

Ads