• Home
  • Berita
  • Bahas Full School, Kepala SD Audiensi Ketua DPRK

Bahas Full School, Kepala SD Audiensi Ketua DPRK

Ketua DPRK Banda Aceh Arief Fadhillah foto bersama kepala sekolah SD Banda Aceh usai pertemuan di Ruang Kerjanya, Rabu (10/10/18). Foto/Humas DPRK Banfa Aceh

CAKRADUNIA.COM, Banda Aceh – Sejumlah kepala Sekolah Dasar (SD) Se- Kota Banda Aceh melakukan audiensi dengan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, Arif Fadillah. Rabu, (11/09/2018).

Kegiatan tersebut dalam rangka melakukan pembahasan dan meminta arahan ketua DPRK Banda Aceh terkait akan diterapkannya programFull Day Schooll (Sekolah Lima Hari Dalam Satu Minggu 
) pada SD Negeri I Kota Banda Aceh.

Kepala SD Negeri I Banda Aceh Ramli dalam sambutanya menyampaikan sesuai dengan apa yang telah diharapkan oleh Kementerian, pendidikan dan kebudayaan nasional dimana SDN I Banda Aceh merupakan sekolah rujukan di Aceh khususnya Banda Aceh.

Sebagai SD rujukan oleh Kementerian menganjurkan untuk membuat Full Day School, atau sekolah lima hari yang dimulai dari hari senin sampai jumat. Hal ini dilakukan pemerintah dalam hal pembentukan karakter anak bangsa pemerintah melakukan revolusi karakter bangsa melalui penataan kembali kurikulum nasional secara proporsional.

Karenanya kata dia Full Day Scholl merupakan alternatif dalam membangun karakter anak didik menjadi lebih matang semakin senang belajar meningkatkan nasionalisme serta spiritualisme.

“SD Negeri I Banda Aceh akan melaksanakan Full Day Schol dengan pembahan pembelajaran tahfiz sebagai program unggulan,” kata Ramli pada saat memaparkan program tersebut.

Menurut Ramli manfaat dari program ini untuk mengembangkan potensi peserta didik dalam menghafal Al Quran. Disamping itu lulusan SDN I mampu bersaing di jenjang pendidikan selanjutnya.

“Mencetak lulusan yang memiliki wawasan islami, sementara pada hari Sabtu dan Minggu Family Time semakin berkualitas dan menanamkan karakter, dan kegiatan ekstrakurikuler semakin berkualitas,” ujarnya.

Ramli menambahkan pelaksanaan Full Day School ini akan di integrasikan dengan pengembangan nilai-nilai karakter dan pelajaran tambahan yaitu pembelajaran Rahfiz, program ini diharapkan setelah siswa menyelesaikan pendidikan SD mampu menghafal Al Quran.

“Dalam pelaksaan ini kami membutuhkan dukungan dari Walikota, DPRK Banda Aceh, pihak Dinas, dan intansi terkait dan membantu kami dalam penyediaan guru tahfis yang sesuai dibidangnya sehingga target kami dalam pelajaran tahfiz tercapai,” tuturnya.

Sementara ketua DPRK Banda Aceh Arif Fadillah menyampaikan setuju dengan program tersebut, tapi kata dia untuk jam belajar kalau bisa tidak sampai pukul lima sore, melainkan sampai pukul 15 saja.

Serta akan menampung semua aspirasi yang disampaikan para guru tersebut dan menjadikan informasi awal untuk melanjutkan pembahasan ke jenjang berikutnya.

“Saya pikir ini sebagai bahan dasar kita berdiskusi dulu, saya sarankan juga untuk menyampaikan hal ini dengan walikota, supaya jika nanti pihak eksekutif sudah menyetujui legislatif akan mengalokasikan anggaran untuk program ini nantinya,” kata Arif Fadillah. (ADV)


  • Share on:

LEAVE A COMMENT

image title here

Ads